Iklan

header-topsumbar-com

Iklan

Walikota Solok Hadiri Peringatan HAB ke-75 Kemenag

1/06/21, 21:55 WIB Last Updated 2021-01-06T14:55:52Z
pesona-indonesia


topsumbar.com │ Pemerintahan 
- Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) merupakan peristiwa penting, yang mempunyai arti khusus bagi bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi kaidah dan nilai-nilai kehidupan beragama. Peringatan HAB Kemenag, merefleksikan rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa dan penghargaan terhadap jasa-jasa para perintis dan pendiri Kemenag.

Hal itu dikatakan oleh Walikota Solok Zul Elfian saat menjadi inspektur upacara, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) atau HAB Kemenag ke-75 Tahun 2021, di Halaman Kantor Kementerian Agama Kota Solok, Selasa (5/1/2021).

“Peringatan kali ini mengusung tema ‘Indonesia Rukun’. Tema ini sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju. Tanpa kerukunan, akan sukar menggapai cita-cita besar bangsa agar sejajar dengan bangsa lain di dunia,” kata Zul Elfian.

Lebih lanjut ia mengatakan, pengembangan toleransi dan kerukunan antar umat beragama merupakan karya bersama para tokoh agama, para Menteri Agama (Menag) dan aparatur Kemenag dari masa ke masa. Tanpa toleransi, tidak ada kerukunan. Toleransi dan kerukunan antar umat beragama dilakukan dengan tanpa mengusik akidah, dan keimanan masing-masing pemeluk agama.

“Pengalaman membuktikan toleransi dan kerukunan tidak tercipta hanya dari satu pihak, sedangkan pihak yang lain berpegang pada hak-haknya sendiri. Dewasa ini, kita mengembangkan moderasi beragama, agar toleransi dan kerukunan yang sudah ada lebih mengakar di dalam kehidupan sehari-hari bangsa kita,” sebutnya.

Walikota Solok dalam amanatnya yang membacakan sambutan Menag Republik Indonesia (RI) mengungkapkan, di usia 75 tahun Kemenag, mari kita memaknai segala prestasi yang telah dicapai dan menempatkannya sebagai momentum, untuk menebalkan niat dan motivasi dalam mencapai yang lebih baik lagi di masa mendatang.

“Kemenag memberikan anugerah penghargaan, dan apresiasi kepada seluruh elemen umat beragama, tanpa membedakan satu sama lain atas dukungan, sinergi dan kebersamaannya dalam mengawal tugas-tugas Kemenag,” tuturnya.

Menurutnya, di negara yang berdasarkan Pancasila ini, tidak ada diktator mayoritas atau tirani minoritas. Dalam kaitan itu, semua umat beragama dituntut untuk saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing, dimana hak seseorang dibatasi oleh hak-hak orang lain.

Pancasila adalah ideologi pemersatu yang merangkum nilai-nilai ke-Indonesiaan sebagai bangsa yang beragama. Sila pertama dan utama Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Meneguhkan identitas nasional sebagai bangsa yang beragama dan bermoral, komitmen religius dan moralitas menjadi barometer, apakah suatu bangsa dapat menjadi bangsa yang besar atau tidak.

Sejalan dengan itu, lanjutnya, tanggungjawab sejarah bagi seluruh bangsa Indonesia adalah mengisi negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa. Ini sejalan dengan asas demokrasi dan kedaulatan rakyat. Bangsa Indonesia, dari generasi ke generasi harus bisa menjaga komitmen nasional tentang landasan bernegara di tengah dahsyatnya percaturan global di bidang geopolitik, ekonomi,
kebudayaan, ilmu pengetahuan, teknologi dan lain-lain.

“Dalam kesempatan ini, saya ingin mengingatkan tentang semangat Kemenag baru dan semangat baru dalam mengelola Kemenag. Semangat Kemenag baru itu dapat diterjemahkan dengan beberapa kata kunci,” sebutnya.

Pertama, manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi yang harus semakin baik, termasuk di dalamnya pelayanan penyelenggaraan haji dan umrah, pendidikan agama dan keagamaan, serta pusat pelayanan keagamaan.

Kedua, penguatan moderasi beragama. Salah satu penekanan moderasi beragama adalah pada penguatan literasi keagamaan, budaya toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan.

Ketiga, persaudaraan, yang meliputi merawat persaudaraan umat seagama, memelihara persaudaraan sebangsa dan setanah air dan mengembangkan persaudaraan kemanusiaan.

Walikota Solok juga mengajak untuk mengedepankan akal sehat dan hikmah/kebijaksanaan dalam menyikapi berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan saat ini maupun di masa-masa yang akan datang.

Selain Walikota Solok, acara HUT atau HAB Kemenag ke-75 Tahun 2021 ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Solok Eri Iswandi beserta jajaran. (Syafri)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Walikota Solok Hadiri Peringatan HAB ke-75 Kemenag

Terkini

Iklan