Iklan

header-topsumbar-com

Iklan

Tim SAR Gabungan Pasbar Evakuasi Dua Pendaki Gunung Talamau Asal Jambi, Begini Kronologisnya

1/05/21, 02:41 WIB Last Updated 2021-01-04T19:41:10Z
pesona-indonesia

Tim SAR Gabungan Pasaman Barat Saat Melakukan Evakuasi 2 Orang Pendaki Gunung Talamau Asal Provinsi Jambi

topsumbar.com │ Kabupaten Pasaman Barat  
- Dua orang pendaki Gunung Talamau asal Provinsi Jambi, akhirnya dievakuasi ke posko yang berada di Lubuk Landur, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

“Benar, dua orang pendaki Gunung Talamau asal Provinsi Jambi telah dievakuasi dan sampai ke Posko Lapor Ujung Kampung Lubuk Landur, Kecamatan Pasaman pada hari Sabtu, 02 Januari 2020, pukul 9.00 WIB, pagi,” kata Koordinator Basarnas Pos Pasaman, Zulfahmi kepada Top Sumbar, Sabtu (02/01/2021) siang.

Adapun Tim SAR Gabungan Pasaman Barat yang ikut melakukan evakuasi berjumlah kurang lebih 45 orang antara lain, Basarnas, BPBD, Kelompok Pecinta Alam Gunung Talamau, Penjaga Pos Lapor Gunung Talamau, Geopark Talamau dan para Pecinta Alam Talamau.

Ia mengatakan, dua orang pendaki gunung asal Provinsi Jambi tersebut, masing-masing bernama Urip Mulyono, berusia 17 tahun, pria. Selanjutnya Suherdi, berusia 20 tahun, pria.

“Saat ini Tim SAR Gabungan sedang istirahat di Posko Lapor Ujung Kampung Lubuk Landur dengan memulihkan tenaga dan mengeringkan pakaian,” katanya.

Kronologisnya berawal dari 10 orang pendaki gunung Talamau asal Provinsi Jambi termasuk Urip Mulyono dan Suherdi melakukan pendakian ke Gunung Talamau pada hari Kamis, 31 Desember 2020, sore.

Ia menambahkan, namun saat pertengahan jalan 10 orang pendaki tersebut tidak jadi sampai ke puncak Talamau mereka berhenti di ketinggian 2000 Mdpl posisi tepatnya di 1600 di bawah pos tiga gunung Talamau.

Karena ada masalah terhadap dua orang pendaki gunung Talamau asal Provinsi Jambi bernama Urip Mulyono dan Suherdi akibat mengalami kedinginan dan kaki keseleo dan tidak bisa bergerak.

Selanjutnya tim yang berada disana dilakukan penanganan, alhamdulilah sudah bisa jalan walaupun tertatih, satu lagi digendong karena sudah mengalami gejala hipotermia, yang di antara gejalanya korban lambat merespon komunikasi dan paha hingga kaki kaku, dan mati rasa.

Karena sudah sore dan kondisi cuaca pun hujan, tim memutuskan beristirahat sambil pemulihan terhadap korban, rencana proses evakuasi dilanjutkan hari Sabtu, 02 Januari 2020. (SR)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tim SAR Gabungan Pasbar Evakuasi Dua Pendaki Gunung Talamau Asal Jambi, Begini Kronologisnya

Terkini

Iklan